
Gaya Bahasa
Ada apa sih dengan
gaya bahasa?
Nah pembaca sekalian, perlu digaris bawahi yah, dalam
dunia tulis menulis perlu ada yang namanya gaya bahasa. Hal ini bertujuan gara
tulisan yang kita buat tidak hanya terkesan sebagai komunikasi saja, melainkan
terdapat estetika keindahan bagi pembacanya.
Tentunya kita sering membaca puisi, cerpen ataupun
novel dengan gaya bahasa yang mendayu-dayu. Itu buklanlah bahasa alay,
melainkan bahasa yang diakumulasikan dengan bentuk majas.
Nah loh majas?
Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), majas
atau gaya bahasa adalah pemanfaatan kekayaan bahasa, pemakaian ragam tertentu
untuk memperoleh efek-efek tertentu, keseluruhan ciri bahasa sekelompok penulis
sastra, dan cara khas dalam menyampaikan pikiran dan perasaan, baik secara
lisan maupun tertulis.
Nah, kebanyakan dalam karya sastra seperti puisi,
cerpen atau novel menggunakan majas metafora, yang mana majas ini sangat
menekankan adanya perbandingan antara kedua makna namun mempunyai sifat yang
sama pada dasarnya. Ambil contoh, “Afni sangat cantik”, kita bisa menggunakan
gaya bahasa metafora “Afni adalah bunga desa yang paling anggun dan mewangi”. Dari
contoh tersebut, pembaca sekalian dapat merasakan perbedaannya bukan?
Intinya dalam menggunakan majas dalam menulis dapat
memberikan sensasi tersendiri bagi pembacanya, apalagi kalau yang membaca
tipikal orang dramatis. Hehe…
Selamat mencoba.
ConversionConversion EmoticonEmoticon