Nulis
Cerpen, Siapa Takut?
Bagi
penulis pemula, cerpen menjadi salah satu pilihan untuk memulai sebuah karya.
Kenapa bisa bisa begitu ya? Jawabannya simpel, sebagian besar dari mereka
beralaskan cerpen lebih mudah dibuat.
Dalam
membuat cerpen, kita harus mampu mengolah kata dengan baik, karena sifatnya
yang lugas dan tidak bertele-tele, tentu mempunyai kejelasan makna yang akurat.
Contoh paragraf di di bawah ini:
Suasana pagi di kampus masih terasa
sepi, matahari dengan lengggok manjanya masih berselimut di balik awan. Suara
riuh sapu lidi nyaring terdengar ketika petugas kebersihan menyapu dedaunan
yang berserakan di halaman kampus. Terlihat seorang mahasiswi berjalan dengan
tergesa-gesa, sesampainya di depan kampus tak lupa Ia menyapa dengan ramah
Bapak Satpam.
Kemudian bandingkan dengan kalimat di
bawah ini!
“Pagi Pak”. Dengan senyum ramah seorang
mahasiswi menyapa.
Dari perbbandingan tersebut, tentunya sudah dapat dilihat
bukan? Paragraf pertama dengan penggambaran suasana pagi yang sedemikian dapat
diringkas dengan satu kalimat saja. Iya itu sedikit mengulas karakter cerpen
yang umum.
Dengan
modal mengolah kata, kita bisa membuat cerpen yang menarik bagi pembaca. Pada
dasarnya membuat cerpen tidaklah sulit, asalkan kita mau berimajinasi.
ConversionConversion EmoticonEmoticon